8 Tempat Wisata Malang yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata Malang – Malang, kota yang menawarkan banyak sekali destinasi wisata. isata alam, wisata modern, semua tersedia di kota yang terkenal dingin ini.

Jika kamu ragu ke Malang atau bingung mau kemana ketika di Malang, berikut sekedar referensi untuk tempat-tempat yang mengagumkan yang ada di Kota Malang, serta apa saja yang bisa kamu lakukan di kota ini.

Meskipun belum mencangkup keseluruhan yang ada di kota ini, namun setidaknya memberikan referensi bagi kamu untuk ke Malang.

Dan berikut daftarnya :

Air Terjun di Malang

Jelajahi air terjun Malang

Topografi kota Malang yang kaya dan beragam menghasilkan banyak air terjun luar biasa yang tersebar di area Malang, dan masing-masing memiliki pesona dan keindahannya sendiri.

Tumpak Sewu, misalnya, terdiri dari segudang aliran yang mengalir bersama melalui tebing yang subur dan megah, satu air terjun besar yang menakjubkan.

Tumpak Sewu

Atau Coban Putri, yang telah menarik banyak wisatawan karena airnya yang murni dan tempat-tempat yang keren untuk berfoto, salah satunya seperti ayunan indah yang menghadap ke alam hijau.

Dan ada juga Air Terjun Madakaripura, yang merupakan air terjun tertinggi di Jawa, atau Coban Tundo di mana para pengunjung dapat mencoba melompat tebing.

Baca Juga :

Berkemah di Pulau Sempu

Pulau Sempu

Pulau kecil di lepas pantai selatan Malang ini memiliki beberapa pantai yang paling eksotis dan keajaiban alam. Seperti laguna yang luas, dikelilingi oleh bukit-bukit subur yang melindungi laguna dari arus yang kuat, membuat daerah ini sangat aman untuk berenang dan berendam.

Wisatawan juga dapat menjelajahi pulau ini untuk menikmati keindahan lebih banyak pantai, menjelajah disini memuaskan dengan mempesonanya pandangan dan banyaknya satwa berkeliaran.

Mendaki Gunung Semeru

Gunung Semeru

Gunung Semeru yang juga dikenal sebagai Mahameru. Sebagai gunumg dengan puncak tertinggi di Jawa, gunung ini memiliki banyak pemandangan indah untuk dilihat.

Dengan ketinggian 3.676 meter, mendaki memerlukan lebih dari tiga hari untuk mencapai puncak. Yang mana bagi pecinta alam, itu semua hanya berarti tiga hari menenggelamkan jiwa yang lelah ke dalam vegetasi yang subur.

Ada beberapa tempat paling populer di sepanjang jalur pendakian Semeru, adalah Danau Ranukumbolo yang indah dan Taman Edelweiss yang luas.

Berbagai Taman di Malang

Jelajahi taman hiburan

Kota Batu adalah bagian dari Kabupaten Malang, dan merupakan rumah bagi beberapa taman hiburan paling ikonik di Indonesia.

Jatim Park (kependekan dari Jawa Timur, atau Jawa Timur) memiliki tiga wahana taman hiburan di satu kompleks besar, masing-masing dengan tema dan takeaway sendiri.

Jatim Park 1 Batu Malang

Jatim Park 1 menawarkan banyak wahana permainan untuk anak-anak dan orang dewasa, taman air, dan pameran budaya. Jatim Park 2 lebih bersifat mendidik, meliputi museum zoologi dan kebun binatang walk-in. Jatim Park 3 didedikasikan untuk era prasejarah, dengan tema dan dekorasi dinosaurus yang menarik.

Kunjungi Candi

Selama zaman kuno Indonesia, Malang adalah daerah penting dalam kedaulatan Kerajaan Singosari. Episode sejarah itu telah meninggalkan kita dengan beberapa situs bersejarah yang mengesankan dan penting untuk diamati.

Salah satunya adalah kompleks Candi Singosari yang terdiri dari beberapa bangunan candi dan patung batu besar yang rumit. Satu lagi adalah Kuil Jago, yang menunjukkan pengaruh dari arsitektur Buddha dan Hindu.

Kunjungi desa yang penuh warna

Tempat paling berwarna-warni di Malang di pusat kota. Beberapa tahun yang lalu, perkampungan kumuh di tepi sungai diubah menjadi desa pelangi yang indah, dan sejak saat itu seperti setiap tembok suram tersebut telah melupakan masa lalu mereka yang suram, dan sekarang berkilau dengan semburan warna dan sketsa yang keren dan gambar 3D.

Hampir setiap sudut adalah tempat yang Instagramable, tidak rugi jika anda berkunjung kemari.

Matahari terbit di Bromo

Gunung berapi yang ikonik ini tidak benar-benar milik kabupaten Malang, tetapi kota ini adalah salah satu pusat yang paling sering dikunjungi untuk wisata matahari terbit Bromo yang terkenal.

Wisatawan dapat memulai perjalanan mereka dari Malang setelah tengah malam untuk tiba di Pananjakan, tepat sebelum matahari terbit yang indah.

Dari penanjakan, wisatawan dapat melihat salah satu pemandangan sunrise paling ikonik dan mungkin paling banyak difoto dari keindahan Gunung Bromo. Perpaduan warna langit indah di latar belakang kompleks gunung Bromo yang sangat mengagumkan.

Dari sana, wisatawan dapat melanjutkan mendaki Gunung Bromo sendiri untuk melihat kawah utama dan tempat lainnya di kawasan Bromo.

Safari Pantai

Jauh di luar kota yang ramai dan tempat-tempat wisata modern di Malang, tepatnya di Malang bagian selatan adalah bentangan luas garis pantai yang, maka ajar jika disini banyak pantai yang indah.

Tentu saja wasatawan dapat menjelajah dari satu pantai ke pantai lainnya dengan nyaman. Beberapa tempat yang mungkin harus dikunjungi adalah Pantai Balekambang dengan kuil lautnya yang indah, Pantai Goa Cina dengan formasi pulau-pulau kecil yang menakjubkan, dan pantai tiga warna yang mengagumkan.

Rawon brintik Malang Yang Legendaris

Rawon Brintik, nama yang aneh bukan? Tetapi, kenapa namanya Rawon Brintik? Yuk, mari simak penjelasan di bawah ini!

Malang merupakan destinasi wisata utama masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya. Walau begitu, banyak juga wisatawan berasal dari luar kota, provinsi, dan bahkan mancanegara. Selain menyuguhkan banyak wisata, juga diimbangi dengan suguhan berbagai macam kulinernya.

Letak Malang yang memiliki geografis di dataran tinggi ini membuat suhu udara lebih dingin dibanding kota tetangganya. Terkadang dengan udara begitu dingin ini membuat perut keroncongan.

Rawon-Brintik-malang-yang-legendaris

Rawon Brintik ini didirikan oleh Ibu Maslihah Hasyim sejak tahun 1942 yang setelah itu dipegang kendali oleh buyutnya yaitu Ibu Nafsiah. Kuliner ini dibanderol dengan harga 20.000 rupiah.

Jika masih ingin tambah dengan lauk favorit juga bisa lho. Di sana tersedia lauk berupa tempe goreng renyah, paru, hingga mendol yang dapat menjadi teman daging di piringmu.

Bu Muslihah mengatakan bahwa, awalnya warung tersebut berada di Jalan Petukangan yang saat ini berubah menjadi Jalan Gatot Subroto. Kemudian sekarang pindah lokasi di Jalan Ahmad Dahlan sekitar 1965 atau 1966.

Mau tahu kenapa dinamakan Rawon Brintik? Ternyata nama ‘Brintik’ diambil dari nama julukan bagi penjualnya. Penjualnya bernama Nafsiah yang mempunyai rambut keriting.

Julukan tersebut dipakai untuk membedakan rawon miliknya dengan penjual rawon lainnya. Kini cucu Nafsiahlah yang mengelola warung tersebut. Warung tersebut buka mulai pukul 05.00 WIB. Cocok sekali bagi pegawai kantoran atau anak sekolah yang ingin memulai hari dengan sarapan menu ini.

Lokasi warung Bu Nafsiah  memang berada di tengah kota. Pasti seru jika meluangkan waktu di akhir pekan dengan berburu kuliner legendaris di kota Apel ini.

Meski Warung Rawon Brintik ini nampak begitu sederhana dengan bentuk bangunan tua berwarna putih. Namun, di balik kesederhananya warung ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan warung rawon lainnya di kota berhawa dingin ini.

Di masa awal dulu, Bu Muslihah menjelaskan bahwa warung ini lebih terkenal dengan menu rawonnya yang tidak pernah berubah cita rasanya selama empat generasi.

Kemudian ditambah menu-menu khusus lainnya seperti bumbu rujak ayam, kare ayam kampung, dan semur daging. Seluruh makanan tersebut dimasak menggunakan arang dan bersama bahan-bahan dari pedagang yang telah berlangganan sejak warung tersebut berdiri.

Bu Maslihah tahu betul bahwa saat ini sudah banyak berbagai teknologi alat masak yang ditawarkan dunia. Kompor minyak maupun gas tidak bisa menggantikan minat untuk memasak menu-menu warungnya.

Beliau bersama keluarganya tetap menggunakan tungku arang yang sudah dianggap lebih menimbulkan cita rasa yang berlebih. Karena, menurutnya arang bisa lebih membuat daging maupun daging ayam lebih berasa dan gurih. Dagingnya pun lebih empuk dan lezat dibandingkan rawon biasa lainnya.